Misteri Jam Tangan di Mobil Ahli IT Hermansyah

Sebuah jam tangan tertinggal dalam mobil  yang dikendarai Ahli Informasi Teknologi (IT) Hermanysah namun Belum diketahui pemiliknya, jam tersebut masih misteri.
Pantauan Liputan6.com, Polres Depok melanjutkan identifikasi kendaraan yang terparkir di belakang Rumah Sakit Hermina tersebut. Kali ini identifikasi dibantu Anggota dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur
Alhasil, ditemukan sebuah jam bermerek Oriflame yang berhenti di jarum angka 2. "Kami belum tahu (jam ini milik siapa)," ucap salah seorang anggota yang tidak mau disebutkan namanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Teguh Nugroho mengatakan ada sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan. Antara lain jam, bercak darah serta sidik jari yang tertinggal di dalam mobil.
"Dari mobil kami angkat sidik jari maupun barang bukti yang kita duga milik pelaku juga. Sidik jari maupun darah kami angkat, kami identifikasi nanti akan diolah oleh tim kami," ujar dia.
Pakar Teknologi (IT) Hermansyah harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina,Depok, Jawa Barat. Hermansyah diserang orang tidak dikenal saat hendak pulang ke rumahnya di Kelurahan Tirtajaya, Depok, Jawa Barat.
"kami sudah mengecek ke rumah sakit, bahwa korban Hermansyah menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan," ucap Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Firdaus melalui keterangan tertulisnya, Minggu (9/7/2017).
Firdaus menjelaskan, Hermansyah mengendarai Toyota Avanza saat hendak pulang sekitar pukul 04.00 WIB. Mobil tersebut tiba-tiba diserempet saat melewati Tol Jagorawi KM 6 atau sekitar TMII dan Tol JORR Jakarta Timur.
"Lalu korban disuruh menepi oleh pelaku, kemudian pelaku menyuruh korban membuka pintu," ucap dia.
Korban yang turun langsung diserang para pelaku yang berjumlah sekitar lima orang. "Satu orang lainnya menggunakan sajam (senjata tajam)," ujar Firdaus.
Akibat kejadian tersebut, Hermansyah terluka di beberapa bagian tubuhnya. "Ada di bagian kepala, leher, dan tangan. Korban dibawa ke RS Hermina ," Firdaus menandaskan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.